Saat kamu mencari kerja, salah satu tahapan yang musti kamu lalui adalah interview. Saat ini tidak jarang interview kerja itu dilakukan dalam bahasa Inggris. Untuk itu, kamu wajib menguasai cara menjawab pertanyaan interview kerja dalam bahas Inggris itu dan tentunya belajar bahasa inggris menjadi pedomannya.

Gratis Free Placement Test di EF, lebih detail klik link ini PROMO GRATISBelajar Inggris di EF English First semakin menyenangkan!

Tenang aja, kamu bisa ikuti daftar bagaimana cara tanya-jawab interview kerja in English berikut ini.

  1. Perkenalan dalam bahasa Inggris
    Di awal wawancara, biasanya kamu akan diminta untuk memperkenalkan diri kamu. Nah, kalau memang wawancara ini dilakukan dalam bahasa Inggris, lalu apa yang harus kamu katakan dalam sesi perkenalan ini.
    Mungkin buat kamu yang sudah biasa melakukan introduction in English, hal ini mudah dilakukan. Yang penting diingat adalah apa yang kamu sampaikan harus terkait dengan karir atau pengalaman kerjamu sebelumnya. Pastikan juga menggunakan bahasa Inggris yang formal, dan hindari kesalahan grammar. Contohnya seperti berikut ini.

    I’ve been working as a merchandiser at a small company for 3 years and my duties included devising a merchandise plan and allocation certain amounts of stock. I have always been interested in merchandising which was why I chose to follow this career path.

  2. Ceritakan kelebihanmu
    Saat kamu diwawancara, coba sampaikan apa kelebihan atau keunggulan kamu. Mungkin kamu bisa sampaikan pengalamanmu saat kamu berkontribusi membuat perusahaanmu sebelumnya untung besar. Kamu pun bisa sampaikan kalau kamu bisa bekerja efektif baik secara individu maupun dalam tim. Kamu juga sosok yang punya inisiatif untuk jemput bola.
    misalnya kamu bisa katakan:

    I always take initiative. If I see something that needs doing, I will do it.

    Atau bisa juga dengan mengatakan:

    I’m proactive person. When I see something that needs fixing, I fix it.

    Selalu ingat bahwa kamu harus memiliki jawaban yang bagus atas pertanyaanmu. Meski mungkin terkadang pihak pewawancara tidak langsung bertanya mengenai apa kelebihanmu, tapi kamu bisa sampaikan mengenai keunggulan kualitas dirimu itu.
    Mungkin saja pihak interviewer itu akan bertanya semacam ini:

    What can you offer us? Why do you think you’re the best person for this job? Why should we hire you?

  3. Sampaikan kekurangan dengan elegan
    Tiap orang, selain punya kelebihan pastilah juga memiliki kekurangan. Sebab no body’s perfect! Nah, meskipun kamu juga tidak perlu menyampaikan secara frontal kekurangan kamu itu, kamu tetap perlu mengatakannya dengan kesan yang positif.
    Misalnya selama ini kekurangan kamu adalah bekerja dengan lambat. Tapi kamu bisa katakan misalnya seperti berikut ini:

    Sometimes I am slower in completing my tasks because I want to get things right. I will check several times the documents to make sure everything is correct.

  4. Sampaikan alasan kenapa kamu tinggalkan pekerjaan sebelumnya
    Ini hal yang juga ingin diketahui pencari kerja. Apa penyebab kamu meninggalkan job sebelumnya. Kamu bisa jawab pertanyaan “why did you leave your last job?” misalnya dengan mengatakan:

    – I’m looking for new challenges, or I’m looking for a job that suits my qualifications.

  5. Ceritakan mengenai pendidikan kamu
    Hal ini juga yang sering ditanyakan saat interview pekerjaan. Kamu perlu jelaskan dimana terakhir sekolah/kuliah dan apa jurusan yang kamu ambil. Jelaskan juga jika ada kursus yang pernah tempuh.
    Persiapan adalah hal yang penting dilakukan. So, jika kamu ingin melakukan wawancara kerja, sebelumnya kamu harus melakukan persiapan yang baik agar nantinya kamu bisa lolos dalam wawancara kerja. Mari mulai berlatih dari sekarang untuk speaking bahasa Inggris sebagai persiapan wawancara kerja kamu.

Join the Conversation

3 Comments

  1. Way cool! Some very valid points! I appreciate you penning this write-up and also the
    rest of the website is also really good.

  2. Menjadi hal yang menarik untuk dibahas ketika sesi interview ini dilakukan kepada kandidat-kandidat yang akan menempati posisi teknikal seperti profesi SEO, Social Media atau profesi lainnya dibidang Digital Marketing. Banyak kita temukan CV kandidat ini sangat “mengagumkan” untuk kita baca namun pada akhirnya banyak dari mereka yang tidak capable menduduki posisi tersebut dikarekan kurangnya pengalaman kerja atau mungkin experience di bidang bisnis yang tidak varian.

    Nah untuk kamu yang akan mencoba fokus dibidang Digital Marketing, baiknya kamu bisa mengikuti tips berikut:

    1. Pastikan kamu paham betul dengan istilah-istilah di dalam dunia SEO, seperti: Session, Visit, Bounce, Goal Completion, Backlink dll

    2. Buat account Social Media sebanyak yang kamu mampu kemudian lakukan testing baik itu content organic atau paid, sehingganya kamu bisa mengetahui kemungkinan apa saja dalam suatu bisnis yang berbeda

    3. Jangan takut merugi dengan testing yang kamu lakukan dengan mengeluarkan beberapa rupiah, namun kamu akan mendapatkan pengalaman berharga

    4. Cari network yang pernah atau bekerja di Digital Agency setidaknya kamu akan mendapatkan sedikit insight dari bisnis-bisnis yang berbeda karena mereka menghandle banyak bisnis yang berbeda

    Selamat mencoba

Leave a comment

Your email address will not be published.